
loading…
New Carry dengan gagah perkasa menjadi tulang punggung utama, menyumbang hingga 55% dari total penjualan Suzuki. Foto: SIS
Mereka tidak hanya berhasil bertahan, tetapi juga mencatatkan pertumbuhan penjualan ritel sebesar 11% pada bulan Mei 2025.
Namun, di balik angka yang menggembirakan ini, tersimpan sebuah kisah tentang loyalitas dan kekuatan dari seorang “raja” yang tak lekang oleh waktu: sang legendaris, Suzuki New Carry.
Tulang Punggung yang Tak Tergantikan
Di saat model-model penumpang lain harus berjuang keras merebut hati konsumen, New Carry dengan gagah perkasa menjadi tulang punggung utama, menyumbang hingga 55% dari total penjualan Suzuki. Ini adalah sebuah dominasi absolut yang menunjukkan betapa vitalnya peran kendaraan niaga ini bagi denyut nadi perekonomian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
“Penjualan ritel Suzuki banyak mendapat pengaruh dari kalangan pelaku usaha,” ungkap Randy R. Murdoko, Dept. Head of 4W Sales PT SIS, dalam keterangan resminya. “Mereka membutuhkan kendaraan operasional yang akomodatif untuk berbagai keperluan, hemat bahan bakar dan tangguh. Hal tersebut dibuktikan dari kontribusi New Carry kami.”
Pernyataan ini menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi, para pengusaha tidak berjudi. Mereka kembali memilih “kuda pacu” yang sudah terbukti andal, tangguh, dan efisien untuk menopang bisnis mereka.
Kemenangan Produk Lokal
Kisah sukses ini juga merupakan sebuah kemenangan bagi industri dalam negeri. Sebanyak 81% dari total mobil Suzuki yang laku terjual adalah hasil karya tangan-tangan anak bangsa, dirakit di pabrik-pabrik di Indonesia. Model seperti New Carry, New XL7, dan All New Ertiga adalah bukti bahwa kualitas produksi lokal mampu memenangkan kepercayaan konsumen.