loading…
Pandu dirancang untuk menjadi hantu di medan operasi. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Peresmian yang dilakukan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, ini bukan sekadar peluncuran produk baru. Ini adalah sebuah deklarasi kemandirian, sebuah bukti bahwa anak bangsa mampu melahirkan inovasi alutsista yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dengan tantangan zaman.
“Kehadiran Pandu merupakan bukti bahwa industri pertahanan dalam negeri memiliki kompetensi untuk adaptif dengan perkembangan kondisi saat ini, teknologi terkini, dan bertransformasi secara berkelanjutan,” ujar Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa.
Monster Senyap Penjaga Perbatasan
.jpg)
Lupakan deru mesin diesel yang bising. Pandu dirancang untuk menjadi “hantu” di medan operasi. Ditenagai oleh Battery Electric Vehicle (BEV), keunggulan utamanya adalah kemampuan beroperasi dalam mode senyap, sebuah keuntungan taktis yang krusial untuk misi pengintaian dan operasi khusus.
Spesifikasinya pun tak bisa dianggap remeh. Dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 170 kW dan torsi 315 Nm, Pandu memiliki kegesitan untuk bermanuver di berbagai medan. Jarak tempuhnya yang mencapai 400 km dalam sekali pengisian daya dan kecepatan aman hingga 100 km/jam menjadikannya kendaraan yang andal untuk mobilisasi personel maupun logistik.