Mengapa Kopdes Merah Putih Memilih Mahindra India Ketimbang Legenda Jepang?



loading…

Mahindra Scorpio Pikup Double Cabin bakal dipakai untuk memperkuat rantai pasok pertanian desa, mengandalkan sistem penggerak roda 4×4. Foto: Mahindra

JAKARTA – Langkah kontroversial diambil PT Agrinas Pangan Nusantara dengan mengimpor 35.000 unit pikap Mahindra Scorpio dari India untuk memperkuat Proyek Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Keputusan ini menandai pergeseran arah kebijakan alat angkut pedesaan, dari yang sebelumnya didominasi kendaraan niaga ringan konvensional seperti Mitsubishi Fuso dan Suzuki Carry buatan Jepang, menjadi buatan India.

Masuknya Mahindra Scorpio dalam jumlah masif ini didorong oleh mandat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 7/2026 yang mengalokasikan 58 persen atau Rp34,57 triliun dana desa untuk implementasi Kopdes Merah Putih.

Dana jumbo tersebut menuntut ketersediaan unit yang tidak hanya mampu mengangkut beban, tetapi juga sanggup menembus rantai pasok dari petani di wilayah terpencil langsung ke pasar tanpa hambatan kontur jalan.

CEO Divisi Otomotif Mahindra & Mahindra Ltd, Nalinikanth Gollagunta, menyebut pesanan ini sebagai rekor ekspor terbesar sepanjang sejarah perusahaan.

Jika dibandingkan dengan penguasa pasar pikap di Indonesia, Mahindra Scorpio membawa spesifikasi yang berada.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *