
loading…
Land Cruiser 100 siap berlaga di Arab Saudi. FOTO/ DOK SindoNews
Sedikit flashback, sebelum Julian Johan, ada dua nama pereli Tanah Air yang sempat mencicipi kerasnya ajang Rally Dakar, yakni Tinton Soeprapto yang berpartisipasi pada tahun 1988 dan Kasih Anggoro pada tahun 2010 dan 2011.
Menurut pria yang akrab disapa Jeje, kompetisi ini bukan hanya sekedar mimpi kecilnya, tetapi seiring berjalannya waktu, keikutsertaan dua senior sebelumnya itu turut menjadi inspirasi dalam merealisasi mimpinya tersebut.
“Mereka termasuk orang-orang yang membuat saya memiliki motivasi lebih untuk melanjutkan perjuangan mereka di Rally Dakar. Tapi satu hal yang menarik memang, Dakar tidak hanya membutuhkan biaya yang besar, tetapi juga membutuhkan keberanian besar dan kenekatan,” ungkap Jeje yang berpasangan dengan Mathieu Monplaisi dari Prancis sebagai co-driver.
Baginya, hal tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, keberanian serta kenekatan yang dimaksud oleh atlet motorsport kelahiran 1 Agustus ini dua faktor tadi dibutuhkan untuk menaklukan rintangan yang akan menjadi santapan sehari-hari selama gelaran kompetisi.
“Karena dengan medan yang sangat ekstrem dan panjang, ternyata kita yang punya finansial yang kuat saja tidak cukup untuk ikut, tapi kita harus nekat dan memberanikan diri walaupun kita belum tahu akan seperti apa hasilnya,” sambungnya.