Ini Kunci agar Mobil Listrik Lebih Hemat Daya Baterai saat Mudik



loading…

Kunci agar Mobil Listrik Lebih Hemat Daya Baterai saat Mudik. FOTO/ DOK SindoNews

JAKARTA – Musim mudik Lebaran identik dengan perjalanan jarak jauh dan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas tol utama.

Sejalan dengan hal tersebut, PT Jasa Marga memproyeksikan sekitar 3,6 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode mudik Lebaran 20261, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 20262.

Kepadatan lalu lintas hingga potensi kemacetan di jalur Trans Jawa menjadi tantangan tersendiri bagi pengguna mobil listrik, terutama dalam menjaga efisiensi energi dan memastikan kendaraan tetap memiliki daya yang cukup untuk menempuh perjalanan jauh.

Bagi pengguna mobil listrik, tantangan yang dihadapi bukan hanya menemukan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), melainkan bagaimana memastikan setiap persen baterai digunakan secara efisien.

PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) menekankan bahwa kunci efisiensi EV sangat bergantung pada variabel yang sering terabaikan yaitu kondisi kesehatan komponen kendaraan dan pemilihan ban yang tepat.

Mengapa Ban Sangat Berpengaruh pada Jarak Tempuh?

Mobil listrik memiliki karakteristik unik, yaitu bobot baterai yang besar dan torsi instan yang kuat. Hal ini menjadikan beban mobil listrik menjadi lebih berat dari mobil konvensional.

Saat mudik, beban kendaraan kembali bertambah dengan muatan penumpang dan bagasi. Akibatnya, seluruh kombinasi beban tersebut pada akhirnya ditopang oleh ban, sehingga memberikan tekanan ekstra pada komponen tersebut selama perjalanan.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *