
loading…
Ban Mobil Listrik dan Mobil Konvensional Didesain Berbeda. FOTO/DAILY
Namun, hal tersebut tidak diiringi dengan pemahaman bahwa perawatan mobil listrik sedikit berbeda dari mobil konvensional (Internal Combustion Engine/ICE), termasuk dalam pemilihan ban.
Umumnya, sebagian pabrikan mobil listrik di Indonesia sudah dilengkapi ban bawaan (Original Equipment/OE) yang bersifat EV-compatible, yakni ban yang dari sisi ukuran sudah sesuai, namun teknologinya belum sepenuhnya dirancang untuk karakter kendaraan listrik.
Di sisi lain, penggunaan ban mobil ICE pada kendaraan listrik masih kerap dilakukan sebagai upaya menekan biaya. Namun, langkah ini justru dapat berdampak pada penurunan performa kendaraan.
Selain membuat rolling resistance menjadi lebih tinggi sehingga memakan daya baterai lebih banyak dan membuat jarak tempuh tidak maksimal, karakteristik kendaraan listrik yang lebih berat juga membuat ban standar/ICE memiliki umur pakai yang lebih pendek ketika digunakan pada kendaraan listrik.
Oleh karena itu, mobil listrik membutuhkan ban EV-specialized atau EV Exclusive Tire yang dirancang untuk mengakomodasi bobot kendaraan yang lebih berat serta torsi instan yang tinggi. Penggunaan ban yang tepat dapat membantu meminimalkan keausan sekaligus memperpanjang usia pakai ban.