loading…
Dengan harga Rp183 juta, Changan Lumin menjadi salah satu mobil listrik termurah di Indonesia, namun justru tampil dengan fitur yang tidak bisa dianggap sederhana. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia kini memasuki fase krusial bagi pembeli mobil pertama. Changan Indonesia berharap Lumin bisa jadi solusi bagi mereka yang ingin beralih ke mobilitas ramah lingkungan tanpa harus mengorbankan fungsionalitas dan gaya.
Artinya, mobil tersebut masih nyaman diajak ngantor setiap hari. Tapi, juga gaya dan trendy saat dibawa ke cafe atau mall di akhir pekan.
Dengan panjang 3.270 mm, lebar 1.700 mm, dan tinggi 1.590 mm, mobil ini lebih panjang 296 mm dan lebih lebar 195 mm dibandingkan kompetitor terdekatnya, Wuling AirEV.
Proporsi ini memberi stabilitas lebih baik serta ruang bahu yang lebih lega di dalam kabin. Ini penting bagi kaum urban Jakarta yang sering menghadapi kepadatan lalu lintas dan parkir terbatas.
“Changan hadir membawa kekuatan riset global untuk memastikan konsumen di Indonesia mendapatkan teknologi terbaik yang telah teruji,” ungkap Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, di JIExpo Kemayoran.
Fitur Melimpah

Dengan banderol Rp183 jutaan, Changan Lumin jauh lebih murah dari BYD Atto1 ataupun Geely EX2. Tapi, yang murah itu ternyata tidak selamanya murahan.