loading…
Deretan unit Deepal S07 dan Changan Lumin berjajar di lantai pameran IIMS 2026, menjadi representasi ambisi raksasa otomotif tertua asal China untuk menguasai pasar kendaraan listrik di Indonesia. Foto: Sindonews/Danang Arradian

Berdiri sejak 1862 di negara asalnya, China, Changan adalah raksasa berusia 164 tahun yang kini mencoba peruntungan di aspal Nusantara.
Langkah Changan di Indonesia bukan sekadar uji coba. Melalui kemitraan dengan Indomobil Group—pemain veteran yang telah malang melintang selama lebih dari 50 tahun—Changan menyodorkan bisnis agresif.
Pada Desember 2025, perusahaan milik pemerintah China ini telah mencapai tonggak produksi global sebanyak 30 juta unit kendaraan. Angka masif ini didukung oleh infrastruktur riset dan pengembangan (R&D) yang tersebar di enam negara, yakni China, Italia, Jepang, Inggris, Amerika Serikat, dan Jerman.
“Partisipasi perdana Changan di IIMS 2026 menegaskan komitmen jangka panjang kami di Indonesia. Berbekal pengalaman produksi otomotif lebih dari 40 tahun, setiap kendaraan dikembangkan melalui pengujian nyata untuk memastikan kualitas,” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, di Jakarta, Kamis (5/2/2026).