5 Alasan Motor Listrik Polytron Fox 350 Jauh Lebih Masuk Akal untuk BGN Dibanding Emmo JVX GT



loading…

Skutik lokal Rp15 Jutaan bikin spek Emmo JVX GT tampak salah tempat dan sasaran. Foto: Sindonews/Gemini

JAKARTA – Kebijakan elektrifikasi armada pemerintah kembali menuai polemik tajam di ruang publik. Video yang memperlihatkan deretan sepeda motor terbungkus plastik dengan stiker Badan Gizi Nasional (BGN) viral di media sosial, memicu rentetan tanya terkait efisiensi dan ketepatan spesifikasi armada pelat merah tersebut.

Keresahan publik ini langsung direspons oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana. Di Jakarta, Selasa (7/4), ia mengklarifikasi bahwa pengadaan tersebut adalah rancangan anggaran tahun 2025 guna mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terkhusus bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dadan menepis isu liar terkait jumlah unit. “Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” tegasnya.

Ia pun memastikan armada ini belum dibagikan dan tengah melalui proses pencatatan sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Berdasarkan penelusuran pada sistem katalog elektronik (e-katalog) LKPP, armada yang ditunjuk adalah Emmo JVX GT dari PT Yasa Artha Trimanunggal yang berlokasi di DKI Jakarta, dengan harga tertera Rp 49.950.000 (termasuk PPN 12 persen, berstatus off the road dan belum termasuk garansi). Sementara harga ritel resminya mencapai Rp 56.800.000.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *