loading…
Prelude Prototype, tampil untuk pertama kalinya di hadapan publik Indonesia. Foto: HPM
Kehadirannya bukan sekadar ajang nostalgia. Kemunculan coupe sport generasi keenam ini sontak menyalakan kembali api harapan di hati para pecinta otomotif Tanah Air. Ini bukan lagi pertanyaan “apakah bisa?”, melainkan “kapan?”.
Berikut adalah tiga alasan kuat mengapa Honda Indonesia wajib memboyong Prelude untuk mengaspal di jalanan Indonesia pada tahun 2026.
Alasan #1: Jembatan Sempurna Menuju Era Elektrifikasi

Di saat banyak merek bertaruh pada mobil listrik murni (BEV), Honda menawarkan sebuah solusi lebih realistis dan relevan untuk kondisi Indonesia saat ini. Prelude terlahir kembali bukan sebagai BEV, melainkan sebagai sebuah coupe sport hybrid yang canggih.
Ini adalah langkah jenius. Ia menawarkan efisiensi bahan bakar dan citra ramah lingkungan dari sebuah kendaraan elektrifikasi, tanpa membebani penggunanya dengan kecemasan akan jarak tempuh atau kesulitan mencari stasiun pengisian daya.