
loading…
Pertandingan final KU 12 MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 1 2025-2026 yang mempertemukan SDN Sendangmulyo 04 melawan SDN Karangsono 2 Mranggen di Stadion Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang Jawa Tengah / Foto: Ist
“Aku senang sekali hari ini tim kami kompak. Ada chemistry trio striker tadi di depan gawang. Jadi kami bertiga bisa cetak gol semua,” ujar Janeeta yang juga menyabet gelar Top Scorer KU 12 dengan total 21 gol.
Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi tim asuhan Ananda Ginanjar Bagasworo setelah sebelumnya hanya meraih runner-up di seri sebelumnya. “Ini rezeki para siswi bisa juara pada seri 1 ini. Rutin latihan dan kompak jadi kunci kemenangan kami,” kata Coach Bagas.
Sementara itu, SDN Klepu 03 mencetak sejarah dengan meraih hat-trick juara di kategori KU 10 usai menundukkan SD Nasima dengan skor 4-0. “Kemenangan ini layak mereka dapatkan berkat hasil kerja keras dan latihan rutin,” kata Coach Althariq.
Ekosistem Sepak Bola Putri Terus Berkembang
Penyelenggaraan Soccer Challenge 2025-2026 yang diikuti 1.213 siswi dari 64 SD dan MI di Semarang dan sekitarnya ini mendapat apresiasi dari Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann.
“Ekosistem sepak bola putri sudah tercipta. Tren positif itu terjadi tak hanya di Semarang, tetapi juga di kota-kota lain. Hal itu juga menunjukkan kita miliki sistem regenerasi yang sudah berjalan dengan sangat baik, karena kita memang betul-betul memulai dari bawah,”ungkap Timo.
Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, menegaskan komitmen untuk terus mendorong kemajuan sepak bola putri Indonesia. “Ini menjadi sinyal bagus bagi ekosistem sepak bola putri yang akan terus bertumbuh. Kami akan terus mendorong melalui penyelenggaraan turnamen mulai dari KU 8 hingga KU 16 sebagai upaya menjaga regenerasi,” jelas Yoppy.
(yov)