Customize Consent Preferences

We use cookies to help you navigate efficiently and perform certain functions. You will find detailed information about all cookies under each consent category below.

The cookies that are categorized as "Necessary" are stored on your browser as they are essential for enabling the basic functionalities of the site. ... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs China di Jakarta: Mampukah Garuda Kembali Menang?



loading…

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs China di Jakarta: Mampukah Garuda Kembali Menang? Foto: SINDOnews Isra Triansyah

Timnas Indonesia bersiap melakoni laga krusial melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia . Duel yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 Juni 2025 ini akan menjadi pertemuan keempat antara kedua tim di Jakarta dalam ajang kualifikasi.

Berdasarkan catatan sejarah, Timnas Indonesia memiliki rekor yang berimbang saat menjamu China di ibu kota. Dari tiga pertemuan sebelumnya, Indonesia berhasil meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Pertemuan pertama terjadi pada 12 Mei 1957 dalam Kualifikasi Piala Dunia 1958. Saat itu, Indonesia sukses menaklukkan China dengan skor 2-0. Namun, keunggulan tersebut tak berlanjut dalam pertemuan kedua pada 27 Mei 2001 di Kualifikasi Piala Dunia 2002. Dalam laga tersebut, Garuda harus mengakui keunggulan China yang menang 2-0 di Jakarta.

Laga terakhir antara kedua tim di Jakarta terjadi pada 15 Oktober 2013 dalam Kualifikasi Piala Asia 2015. Dalam duel tersebut, Indonesia mampu menahan imbang China dengan skor 1-1.

Kini, 12 tahun berselang, Timnas Indonesia kembali menghadapi China dalam laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tim asuhan Patrick Kluivert memiliki motivasi besar untuk mengamankan tiga poin guna menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Saat ini, Indonesia berada di peringkat keempat Grup C dengan 9 poin, tertinggal dari Australia dan Arab Saudi yang masih bersaing ketat di papan atas klasemen.

Jika Indonesia mampu mengulang kesuksesan tahun 1957 dengan meraih kemenangan atas China, peluang untuk melangkah ke babak selanjutnya akan semakin terbuka. Setelah laga kontra China, Garuda akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke Jepang pada 10 Juni 2025.

Dengan catatan sejarah yang berimbang dan motivasi tinggi untuk lolos ke putaran berikutnya, mampukah Indonesia mencatatkan kemenangan kedua atas China di Jakarta? Semua akan terjawab dalam duel sengit yang akan menjadi penentu nasib Timnas Indonesia di kualifikasi ini.

(sto)



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *