
loading…
Kontingen DKI Jakarta sukses membuat kejutan besar dengan merebut gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Kudus 2025 / Foto: Ist
DKI Jakarta tampil dominan pada fase penutup dengan mendulang medali signifikan dari cabang olahraga unggulan mereka, seperti ju-jitsu, karate, dan wushu. Hasilnya, total 99 medali berhasil dikoleksi, terdiri dari 42 emas, 27 perak, dan 30 perunggu, yang menempatkan mereka di puncak klasemen akhir.
“Bahasa kami, kami bisa ‘menyalip di tikungan’,” ujar Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Fatchul Anas, merujuk pada strategi yang sukses membawa timnya menjadi kampiun.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari evaluasi menyeluruh dan program latihan intensif yang telah disiapkan DKI Jakarta selama setahun terakhir pasca-PON Aceh-Sumut 2024.
Lumbung Emas Wushu dan Tiga Atlet Tersukses
Di hari penutupan, perhatian tertuju pada cabang wushu yang menjadi lumbung emas bagi Jawa Timur. Duo andalan mereka, Muhammad Daffa “Golden Boy” Hidayatullah dan Jennifer Tjahyadi, kembali menyumbang masing-masing satu keping emas, mengukuhkan Jawa Timur sebagai juara umum cabor wushu.
Daffa, Jennifer, dan atlet wushu DKI Jakarta, Lawrence Dean Kurnia, masing-masing dengan koleksi tiga medali emas, kini tercatat sebagai trio atlet tersukses dan peraih emas terbanyak dalam ajang multi-cabang yang didukung penuh oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini. Ketua Panitia Pelaksana, Ryan Gozali, mengucap syukur atas kelancaran dan kesuksesan event yang diikuti 2.645 atlet murni bela diri dari berbagai provinsi ini.