
loading…
Fany Febriana Wulandari raih medali emas SEA Games 2025. (Dok Puspom TNI AD)
Medali emas ke-60 disumbangkan cabang olahraga menembak melalui Fany Febriana Wulandari pada nomor trap individual putri. Bertanding di Photharam Shooting Range, Thailand, Fany tampil konsisten dan keluar sebagai juara dengan torehan 38 poin, mengungguli atlet tuan rumah Chattaya Kitcharoen yang meraih perak serta Siti Mastura Binte Rahim dari Singapura yang kebagian perunggu.
Sebelum keberhasilan Fany, Indonesia lebih dulu meraih emas ke-59 lewat cabang catur dari nomor catur cepat ASEAN beregu putri. Tim yang diperkuat Irene Kharisma Sukandar, Medina Warda Aulia, Chelsie Monica Ignesias Sihite, Dewi Ardiani Anastasya Citra, dan Laysa Latifah memastikan emas setelah menundukkan Vietnam dengan skor 2,5-1,5 di The Bazaar Hotel, Bangkok. Vietnam harus puas dengan perak, sementara Filipina dan Myanmar meraih perunggu.
Rangkaian emas Indonesia pada hari yang sama diawali dari cabang angkat besi. Rahmat Erwin Abdullah tampil dominan di kelas 88 kilogram putra dengan total angkatan 362 kilogram. Catatan tersebut mengungguli lifter Vietnam Quoc Toan Nguyen (361 kg) dan wakil Thailand Worrapot Nasuriwong (341 kg), sekaligus mengamankan emas ke-58 bagi Indonesia.
Dengan tambahan tiga medali emas tersebut, Indonesia kini mengoleksi total 191 medali, terdiri atas 60 emas, 67 perak, dan 64 perunggu. Perolehan ini memperkuat posisi Merah Putih di papan atas klasemen sementara SEA Games 2025.
Pemerintah sebelumnya membebani Indonesia dengan target 80 medali emas pada ajang ini. SEA Games 2025 sendiri masih akan berlangsung hingga 20 Desember, sehingga peluang menambah pundi-pundi medali tetap terbuka lebar dari berbagai cabang olahraga yang masih dipertandingkan.
(sto)