
loading…
Kota Magelang menjadi penutup manis rangkaian Festival SenengMinton 2025, sebuah inisiatif pengenalan bulu tangkis yang menyenangkan bagi siswa kelas 1-3 SD di Jawa Tengah / Foto: Ist
Festival SenengMinton diselenggarakan atas kerja sama Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Jawa Tengah dan Bakti Olahraga Djarum Foundation, bertujuan menumbuhkan minat dan kecintaan anak-anak terhadap bulutangkis melalui pendekatan edukatif dan berbasis permainan. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menjelaskan bahwa festival ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga kesinambungan regenerasi atlet Indonesia.
“Prosesnya harus dimulai secara konsisten sejak usia dini. SenengMinton menjadi sarana pengenalan bulutangkis yang edukatif dan mudah diterima, sehingga kecintaan pada olahraga dapat tumbuh lebih dahulu sebelum memasuki tahap latihan yang lebih serius,” ujar Yoppy dalam keterangan persnya.
Antusiasme yang tinggi dari ribuan siswa ini disambut gembira oleh Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf. Ia menilai pendekatan di tingkat sekolah dasar ini sangat efektif untuk menjangkau lapisan grassroot yang selama ini luput dari pembinaan formal.
“Ini merupakan impian kami, karena selama ini pembinaan dilakukan oleh klub, sekarang kami bisa menjamah banyak sekolah. Ini adalah kesempatan bagus untuk menjaring atlet berbakat sejak dini. Harapan kami, dari ribuan siswa ini, banyak yang kemudian menekuni bulutangkis,” tegas Basri.
Di Magelang, Festival SenengMinton menerapkan sistem perorangan dengan pemenang ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat. Siswa diuji melalui serangkaian fun games yang dirancang untuk melatih motorik dan koordinasi dasar bulutangkis, antara lain:
Service to Target (untuk kelas 3)
1. Shuttle Run