Laga Ekshibisi Clash of Legends 2026 Bantu Tingkatkan Ekonomi Jakarta



loading…

JAKARTA – Anggota DPRD Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menyebut ajang Clash of Legends 2026 bakal membantu tingkatkan roda ekonomi di Jakarta. Bagi Kenneth, ajang ekshibisi antar-legenda sepak bola ini juga memperkuat label ‘sport tourism’ di Jakarta.

Clash of Legends akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 18 April 2026. Ajang ini mengalami sedikit perubahan. Real Madrid Legends batal hadir. Sebagai gantinya, hadir legenda sepak bola dunia seperti Ronaldo, Alessandro Del Piero hingga Franck Ribery yang akan melawan Barcelona Legends.

Senyawa Entertainment, Mpro International, Dewa United, selaku promotor Clash of Legends 2026 mengumumkan perubahan ini dalam jumpa pers di Gelora Bung Karno pada Rabu (8/4/2026) kemarin. Clash of Legends 2026 nantinya akan mempertemukan Barcelona Legends melawan DRX World Legends. Pertandingan itu akan dipimpin wasit legendaris asal Italia, Pierluigi Collina.

Untuk DRX World Legends komposisi pemainnya 11 pemain legenda sepak bola dunia. seperti, Michel Salgado (Spanyol), Fabio Cannavaro (Italia), Claude Makalele (Prancis), Sebastian Frey (Prancis), David Silva (Spanyol), Keisuke Honda (Jepang), Franck Ribery (Prancis), Alessandro Del Piero (Italia). Ronaldo Nazario de Lima bakal menjadi manajer DRX World Legends.

Kemudian ada beberapa pemain legenda sepak bola nasional yang akan mendampingi di DRX World Legends seperti Firman Utima, Greg Nwokolo, Arthur Irawan, Irfan Bachdim, Ismed Sofyan hingga Maman Abdulrahman.

Untuk Barcelona Legends akan diperkuat Jesus Angoy, Vitor Baia, Sergi Barjuan, Fernando Navarro, Martin Montoya, Marc Valiente, Philipe Christanval, Andreu Fontas, Juan Pablo Sorin, Roberto Trashorras, Philip Cocu, Marc Crosas, Christian Tello, Rivaldo, Patrick Kluivert, Jonathan Soriano, Ricardo Quaresma dan Javier Saviola.

Meski Real Madrid legends batal hadir, Kenneth menilai ajang ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pencinta sepak bola. Menurutnya, ajang ini bisa meningkatkan ekonomi dan memperkuat Jakarta sebagai kota yang ramah ‘sport tourism’.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *