Kecewa, Atlet Pasuruan Demo Injak Plakat Buntut Bonus Porprov IX Tidak Sesuai Janji



loading…

Kecewa, Atlet Pasuruan Demo Injak Plakat Buntut Bonus Porprov IX Tidak Sesuai Janji. Foto: Repro/Tangkapan Layar

Sejumlah atlet asal Kota Pasuruan yang meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur IX 2025 di Malang meluapkan kekecewaan mereka. Bonus yang diterima dinilai jauh dari ekspektasi dan tidak sesuai dengan janji sebelum kompetisi digelar.

Kekecewaan itu bahkan diwujudkan secara simbolis. Usai seremoni penyerahan penghargaan oleh Wali Kota Adi Wibowo di Gedung Gradhika, Rabu (25/2/2026), sejumlah atlet terlihat membuang hingga menginjak plakat penghargaan. Aksi tersebut direkam dan beredar luas di media sosial.

Atlet wushu peraih emas, Robiatul Adawiyah, menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata soal nominal bonus, melainkan soal komitmen yang dianggap tidak ditepati. Ia menyebut janji bonus sebelumnya menjadi motivasi utama para atlet saat berjuang di arena, namun realisasinya dinilai jauh berbeda.

Baca Juga: Tampil di Porprov Jatim IX 2025, Kampung Budaya Polowijen Gelar Audisi 300 Penari

Menurutnya, para atlet telah melalui proses panjang dengan pengorbanan besar, mulai dari waktu, tenaga, hingga biaya pribadi. Mereka bertanding membawa nama daerah, sehingga wajar jika berharap penghargaan yang layak atas prestasi yang diraih.

Kekecewaan serupa disampaikan Sekretaris cabor IBC MMA Kota Pasuruan, Frenky Sutejo. Ia menilai nilai bonus kali ini menurun drastis dibanding edisi sebelumnya, padahal persiapan atlet dilakukan lebih dari satu tahun. Hal senada diungkapkan pelatih panahan Indah Yulianti yang menilai nominal bonus saat ini tidak sebanding dengan biaya perlengkapan dan perjuangan atlet.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *