
loading…
“Hari ini saya bermain lebih tenang dibanding kemarin dan tetap fokus pada permainan,” kata Jaravee Boonchant seusai pertandingan.
Jaravee menyebut kehadiran caddyyang juga sahabat dekat membuatnya tampil lebih rileks. Pengalamannya bermain pada edisi sebelumnya turut membantu dalam membaca karakter lapangan dan kondisi cuaca.
Jaravee yang memulai hari terakhir dengan total tujuh di bawah par mengakhiri turnamen berhadiah total USD600 ribu itu dengan agregat 203 pukulan atau 13 di bawah par, sekaligus mengamankan gelar internasional ketiganya.
Pada sembilan hole pertama, pegolf berusia 26 tahun tersebut mencatatkan tiga birdie, meski masih tertinggal dua pukulan dari Kim Seoyoon2 asal Korea Selatan. Memasuki sembilan hole terakhir, Jaravee tampil lebih agresif dengan empat birdie, tiga di antaranya pada tiga hole pamungkas, serta hanya satu bogey untuk memastikan posisi teratas klasemen.
Pegolf amatir Thailand Prim Prachanakorn sempat memberi tekanan dari grup terakhir dan finis di posisi kedua bersama Kim Seoyoon dengan total 205 pukulan atau 11 di bawah par. Prim sekaligus meraih penghargaan Lowest Amateur.
Founder & Chairman Indonesia Women’s Open CK Song menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.