
loading…
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut pihaknya menggencarkan penindakan balap liar dan pelindungan pejalan kaki pada Operasi Zebra 2025. Foto/SindoNews
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyampaikan apresiasi atas peningkatan kegiatan tersebut. Pola ini menegaskan komitmen jajaran untuk menjaga keselamatan kelompok pengguna jalan yang paling rentan. Dokumentasi H5 memperlihatkan personel ditempatkan di titik penyeberangan, kawasan sekolah, dan pasar, serta di simpang rawan dan kawasan pendidikan.
Kakorlantas menyampaikan apresiasi atas peningkatan ini dan meminta agar intensitas edukasi tetap dijaga sepanjang operasi. Kakorlantas menekankan masyarakat membutuhkan informasi keselamatan yang berulang agar terbentuk kebiasaan berkendara yang aman.
Baca juga: Operasi Zebra 2025 Dimulai Besok, Terobos Lampu Merah hingga Lawan Arus Bakal Ditindak
Selain perlindungan terhadap pejalan kaki, intensitas edukasi dan pencegahan secara keseluruhan juga mengalami lonjakan. Kegiatan pre-emtif (Binluh) H5 mencatat peningkatan signifikan dengan total 64.461 kegiatan. Di sisi preventif, total kegiatan mencapai 730.018 kegiatan, termasuk penempatan personel di titik rawan pelanggaran sebanyak 101.122 kegiatan.
Meskipun fokus pada edukasi dan pencegahan, penindakan hukum tetap berjalan tegas dengan didominasi teknologi. Total penindakan pelanggaran H5 mencapai 347.409 perkara. Penindakan melalui ETLE statis tercatat 35.376 dan ETLE mobile 32.698 perkara. Sementara itu, polisi juga mencatat 396 kegiatan penertiban balap liar di seluruh wilayah, dengan 381 kendaraan R2 terjaring.
Baca juga: Operasi Zebra 2025 Utamakan Keselamatan Warga, Analis Puji Kakorlantas Polri