loading…
Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PDIP MY Esti Wijayanti menyoroti nasib pendidikan anak-anak setelah bencana melanda Sumatera. Foto: Dok Sindonews
“Faktanya memang kita tidak bisa mengatakan bahwa pendidikan sudah berjalan dengan normal. Kalau normal itu adalah dianggap semua sekolah sudah aktivitas termasuk di tenda darurat mungkin ini benar. Tetapi kalau normal bahwa 100% program yang mestinya sesuai dengan kurikulum kita berikan kepada anak didik pasti tidak,” ujarnya.
Baca juga: Mendikdasmen: 100 % Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Sudah Kembali Belajar
Dia menceritakan bagaimana kondisi operasional yang terjadi di sekolah Sumatera pascabencana. “Pertama karena mereka bergiliran masuk salah satu sekolah saja mungkin saya akan sampaikan misalnya saja SMK Badiri di Tapanuli Tengah ada 21 kelas, dia masuknya hanya tiga kelas-tiga kelas dengan masing-masing pelajarannya selama 2 jam,” katanya.
“Ini salah satu contoh dengan peralatan yang semua sudah rusak termasuk ini saya harus menyuarakan karena saya diminta juga oleh kepala dinas di Aceh yang mengatakan bahwa ibu datang ke sini tolong sampaikan kebenarannya,” lanjutnya