
loading…
Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harris Turino menyampaikan pesan mendalam dalam perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Foto: Dok dpr.go.id
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Brebes, Tegal, dan Slawi) ini mengakui bahwa perayaan Idulfitri tahun ini dibayangi oleh tantangan finansial yang dirasakan langsung oleh banyak keluarga. Kenaikan harga kebutuhan pokok serta sulitnya peluang usaha menjadi beban nyata yang harus dihadapi rakyat.
“Banyak keluarga merasa kehidupan ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Harga kebutuhan terasa semakin menekan, dan peluang usaha tidak mudah. Sebagian saudara kita bahkan harus berjuang keras hanya demi memastikan dapur tetap mengepul,” ujar Harris dalam pernyataan resminya, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: Kemhan dan TNI Efisiensi BBM Antisipasi Geopolitik Global
Namun, Harris menegaskan bahwa di balik kesulitan tersebut, makna Idulfitri justru menjadi lebih dalam. Menurutnya, Lebaran bukan sekadar perayaan kemenangan setelah sebulan berpuasa, melainkan momentum untuk saling menguatkan di tengah situasi sulit.
Ia memaparkan bahwa ibadah Ramadan telah mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, dan empati terhadap keterbatasan. Nilai-nilai inilah yang seharusnya diimplementasikan pascapuasa untuk membantu masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi.