Kejagung Dianggap Cerdik dalam Strategi Pemberantasan Korupsi



loading…

Kejaksaan Agung (Kejagung) dianggap cerdik dalam memilih strategi pemberantasan korupsi. Foto: Dok SindoNews

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) dianggap cerdik dalam memilih strategi pemberantasan korupsi. Hal ini memberi dampak langsung terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap mereka maupun terhadap pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut dikatakan oleh Pakar Hukum dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Hibnu Nugroho menanggapi hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia. Survei itu menemukan Kejagung masih menjadi lembaga hukum paling dipercaya publik dengan tingkat kepercayaan mencapai 80 persen.

Selain itu, kinerja penegakan hukum Kejagung menjadi faktor penopang tingginya kepercayaan terhadap pemerintah. Dia mengatakan, Kejagung dalam menangani kejahatan bisa memilah hal yang bisa memberi dampak langsung terhadap masyarakat seperti kasus timah, CPO, sawit.

Baca juga: Pakar Hukum: Kejagung Paling Progresif di Tengah Melimpahnya Perkara Korupsi

“Hal ini yang memberi dampak langsung terhadap kepercayaan terhadap negara, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Hibnu, Senin (16/2/2026).

Kejagung mampu memilih strategi yang tepat dalam pemberantasan korupsi. Mereka mengajar kasus korupsi besar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain itu, mereka tidak hanya mempidanakan pelaku, tetapi juga mengejar pengembalian kerugian negara.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *