
loading…
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut maraknya judi online tak terlepas dari banyaknya orang yang hendak ikut-ikutan alias Fear Of Missing Out (FOMO). Foto/Ist
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara mengenai maraknya praktik judi online (judol). Sigit menyebut menjamurnya praktik judi online tak terlepas dari banyaknya orang yang hendak ikut-ikutan alias Fear Of Missing Out (FOMO).
Selain FOMO, pengangguran, kesejahteraan seseorang hingga tingkat pendidikan yang rendah juga salah satu alasan pengguna banyak yang terjerumus dalam judi online.
Baca juga: Bareskrim Usut Aliran Dana-Aset Jaringan Judi Online Internasional Beromzet Ratusan Miliar per Tahun
“Beberapa hal yang menjadi faktor menjamurnya judi online adalah pengangguran, FOMO, kesejahteraan, pendidikan rendah, pemahaman teknologi rendah, kesenjangan sosial tinggi,” ujar Sigit kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/1/2026).