
loading…
Pakar Geospasial ITB Ketut Wikantika menyatakan, alih teknologi harus jadi bagian penting proyek pemetaan nasional. Foto/istimewa
“Karena pengetahuan, keterampilan serta pengalaman yang didapat sudah sangat banyak dan beragam,” katanya menanggapi langkah Badan Informasi Geospasial (BIG) yang melakukan proses tender penyediaan data dasar Geospasial dan Peta Dasar Wilayah seluruh Indonesia, Kamis (20/11/2025).
Baca juga: Memperkuat Peran Informasi Geospasial untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Namun, jika proyek penyediaan data dasar geospasial dan peta dasar wilayah urban dan non-urban itu nantinya dikerjakan oleh vendor asing, Wikantika menekankan pentingnya keterlibatan SDM Indonesia.
Kolaborasi itu dimungkinkan diterapkan baik dalam konteks teknis dan pengelolaannya sekaligus melakukan evaluasi dan supervisi terhadap pelaksanaan dan hasil dari proyek tersebut.
“Biasanya vendor internasional akan bekerja sama dengan mitra lokal atau dengan perguruan tinggi yang dipercaya. Sehingga pemerintah juga harus memastikan adanya transfer teknologi dari proyek tersebut. Dan kepastian keamanan datanya juga harus jelas karena di era digital potensi kebocoran data bisa terjadi,” tandasnya.
Baca juga: Sistem Geospasial Berperan Penting Jaga Lingkungan