Indonesia Kirim TNI Gabung ISF ke Gaza, Pengamat Ingatkan Risiko Besar



loading…

Presiden Prabowo Subianto saat HUT TNI. Foto/Dok SindoNews

JAKARTA – Indonesia akan mengirim pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Jalur Gaza sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF). Pengamat militer Anton Aliabbas mengingatkan risiko besar yang dihadapi pasukan TNI.

Menurut Anton, kehadiran Prabowo dalam KTT Board of Peace (BoP) pekan depan jelas merupakan langkah krusial dalam memastikan sikap Indonesia terkait rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza.

“Sejauh ini, Indonesia merupakan satu dari dua negara yang sudah menyatakan keinginan untuk mengirimkan pasukan militer yang tergabung di bawah bendera International Stabilization Force (ISF). TNI disebutkan telah menyiapkan sekitar 5.000-8.000 pasukan untuk dikirimkan ke Gaza,” ujar Anton, Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga: Indonesia Hendak Kerahkan 8.000 Tentara ke Gaza, Begini Respons Hamas

Meski demikian, kata Anton, detail aturan main terkait ISF belum banyak disepakati. Merujuk pada Resolusi 2803, Pasukan ISF akan berperan dalam memastikan proses demiliterisasi termasuk pelucutan senjata dan memastikan penarikan mundur tentara Israel (IDF) dari Gaza.

“Akan tetapi, pasukan TNI yang kini sedang dipersiapkan adalah untuk menjalankan misi penjagaan perdamaian dan kemanusiaan seperti rehabilitasi dan rekonstruksi. Hal ini dapat dilihat dari sejumlah prajurit yang disiapkan adalah berlatar korps zeni dan kesehatan.”



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *