Hari Jantung Sedunia, Penurunan Obesitas Kunci Atasi Kardiovaskular



loading…

Pada peringatan Hari Jantung Sedunia 2025 digelar jalan sehat komunitas, lari 5K–10K, serta sesi edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang obesitas dan kesehatan kardiovaskular. Foto/Ist

JAKARTA – Penyakit jantung tetap menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Berdasarkan data yang dihimpun, lebih dari 20,5 juta kasus kematian terjadi setiap tahunnya. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menekankan kembali urgensi menurunkan beban penyakit kardiovaskular.

Kemenkes melalui Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Obesitas menegaskan pengurangan obesitas sangat penting. “Prevalensi penyakit jantung di Indonesia terus meningkat dan menimbulkan beban ekonomi yang sangat besar, khususnya penyakit jantung koroner yang sangat terkait dengan BMI tinggi,” katanya.

Baca juga: Hari Jantung Sedunia, Dinkes DKI Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

Menyikapi fenomena tersebut, dalam momen Hari Jantung Sedunia 2025 Novo Nordisk Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk mengatasi isu mendesak ini melalui kerja sama dengan tenaga kesehatan, pasien, pembuat kebijakan, dan komunitas dalam upaya mengurangi beban penyakit kronis di Tanah Air.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *