
loading…
Pelecehan seksual rawan terjadi di transportasi umum. Foto: Ist
Pada Selasa (10/3/2026), akun resmi KAI Commuter menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang dialami korban sekaligus menegaskan bahwa pihaknya tidak menoleransi segala bentuk pelecehan seksual di transportasi publik.
“Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami serta tidak menoleransi segala bentuk tindakan pelecehan seksual. Guna kami lakukan tindak lanjut, mohon informasikan kembali detail kronologi kejadian melalui DM,” tulis pihak KAI Commuter dalam kolom komentar unggahan korban.
Baca Juga : Diduga Dilecehkan di KRL, Korban Berani Rekam dan Teriak Minta Tolong
Terkini pada Rabu (11/3/2026), KAI Commuter kembali memberikan update penanganan kasus tersebut. Mereka menyebut terduga pelaku telah diamankan oleh petugas.