
loading…
Foto: Doc. Istimewa
Lebih dari 3.300 pengunjung hadir dan memenuhi dua lokasi festival yang mengusung format multitik dan multi-platform. Pendekatan baru ini membagi pengalaman ke dalam tiga ruang: The Stage, The Lab, dan The Space, sehingga penonton dapat berpindah dari konser besar ke ruang komunitas, hingga area leisure dengan atmosfer yang menyatu dengan alam.
Panggung Musik yang Menghubungkan Kota-Kota
Di Connection Stage CGC One, penampilan Ghea Indrawari, Bilal Indrajaya, The SIGIT, Dongker x Jason Ranti, serta sederet musisi Palembang seperti Alice Creek, Los Garelloz, Allenedrick, The Lantis, MAISONC, hingga CSF menghadirkan dinamika musik yang mencerminkan keberagaman skena Indonesia.
Bilal Indrajaya, yang sebelumnya tampil di Bandung, menyampaikan antusiasmenya usai manggung di Palembang.
“Seru banget main di Soundrenaline tahun ini, kemarin sudah sempet manggung di Bandung, sekarang di Palembang. Nanti ada lagi di Jakarta. Kalau bisa main di semua titik, kita main di semua titik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengalaman tampil di kota yang belum pernah dikunjungi sebelumnya memberi kesan khusus bagi para penonton di Palembang. “Palembang jadi pengalaman yang tak terlupakan karena penontonnya juga seru-seru banget.”
Ghea Indrawari, yang tampil energik di Connection Stage, memberikan apresiasi terhadap penonton Palembang dan format baru festival Soundrenaline 2025.
“Hari ini seru. Seru performnya, penontonnya, panggungnya juga luar biasa. Aku seneng banget bisa jadi bagian dari Soundrenaline,” ungkap Ghea.
Ia menilai konsep Soundrenaline tahun ini memberi ruang berharga bagi talenta baru. “Wadah seperti ini penting banget buat musisi yang lagi berkembang. Aku mewakili musisi-musisi pendatang baru mau mengucapkan thank you. Tahun depan diadain lagi yah.”