
loading…
Memasuki 2026, semakin banyak orang yang menjadikan memiliki atau memperbaiki rumah sebagai resolusi utama. Foto/Dok. SindoNews
1. Siapkan Anggaran yang Realistis dan Terukur
Pembangunan rumah selalu melibatkan berbagai komponen biaya yang dapat berubah sewaktu-waktu. Itulah mengapa penting untuk membuat perhitungan anggaran secara detail, mulai dari material, tenaga kerja, sampai dana cadangan minimal 20 % dari anggaran untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga. Baca juga: Ini Perlunya Melibatkan Arsitek dalam Merancang Bangunan Rumah
Penggunaan material yang tepat sejak awal, seperti perpipaan yang tahan lama dan sanitary berkualitas, justru membantu memangkas biaya jangka panjang karena Anda tidak perlu melakukan perbaikan besar dalam waktu dekat.
2. Rencanakan Konsep Hunian Sesuai Kebutuhan dan Aktivitas
Rumah ideal bukan hanya soal estetika, tetapi seberapa jauh fungsinya mampu mendukung rutinitas penghuninya. Di 2026, konsep hunian fleksibel semakin populer, misalnya ruang yang bisa berubah fungsi antara ruang kerja, ruang belajar, atau area santai.
Perencanaan konsep sejak awal akan membantu menekan biaya perubahan desain di tengah jalan dan memastikan setiap sudut rumah benar-benar dimanfaatkan secara optimal. Jangan lupa mempertimbangkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta material interior yang cocok dengan gaya hidup Anda.