
loading…
Kasus luar biasa terjadi dalam dunia medis ketika seorang pria dilaporkan mengalami infeksi Covid-19 yang berlangsung selama lebih dari dua tahun tanpa henti. Foto/NBC
Dilansir dari Science Alert, Selasa (16/9/2025), pasien berusia 41 tahun ini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit sebanyak lima kali karena gejala Covid-19 , yakni pernapasan yang tidak kunjung membaik.
Fenomena ini berbeda dengan kasus Covid-19 panjang yang biasanya terjadi setelah virus hilang dari tubuh. Pada pria ini, virus justru terus bertahan dan berkembang dalam tubuhnya, sehingga mengakibatkan fase infeksi akut yang berkelanjutan.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran para ahli karena berpotensi menjadi tempat lahirnya varian baru yang lebih menular.
Baca Juga: Gejala Varian Covid-19 Stratus yang Dominan di Indonesia, Suara Serak Jadi Ciri Khas
Perbedaan Infeksi Jangka Panjang dengan Covid-19 Panjang
Para peneliti menjelaskan bahwa infeksi yang berlangsung lama bukan sekadar kelanjutan gejala seperti pada kasus long Covid-19. Bedanya, virus tetap berada dalam tubuh dan terus bereplikasi dalam jangka waktu yang sangat panjang.