Redy Rahadian dan Dialog antara Material, Energi, dan Spiritualitas



loading…

Dalam perkembangan seni patung kontemporer, semakin banyak seniman yang mengeksplorasi batas antara keterampilan teknis dan pengalaman batin. Foto/istimewa

JAKARTA – Dalam perkembangan seni patung kontemporer, semakin banyak seniman yang mengeksplorasi batas antara keterampilan teknis dan pengalaman batin. Seni tidak lagi dipahami semata sebagai hasil visual yang bisa dinikmati mata, tetapi sebagai proses kreatif yang membawa intensi, refleksi, serta jejak dialog internal antara seniman dan materialnya.

Dari titik ini, patung tidak hanya menjadi objek estetis, melainkan ruang pencarian makna yang menggabungkan latihan tubuh, ketenangan pikiran, dan pemahaman spiritual.

Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan pada era ketika banyak proses kreatif bersinggungan dengan teknologi dan dunia digital. Di tengah percepatan produksi visual, apresiasi terhadap proses manual dan disiplin material justru menemukan maknanya yang baru.

Logam, material yang secara tradisional dianggap kaku, dingin, utilitarian, bahkan industri, kini dipahami sebagai medium yang juga memiliki kedalaman emosional dan sejarah panjang yang tertanam di dalamnya. Dari tangan seniman yang peka, logam tidak lagi hanya tersusun sebagai struktur fisik, tetapi menjadi bahasa yang berbicara tentang jejak kehidupan manusia.

Redy Rahadian adalah salah satu seniman yang membawa perspektif ini ke dalam pekerjaannya. Baginya, seni patung tidak berhenti pada soal ketepatan teknik atau kekuatan konstruksi, tetapi menyimpan pencarian yang lebih dalam.

Redy, yang lahir di Cianjur pada 17 Mei 1973, mengenal dunia teknik sejak kecil sebelum kemudian memperdalam ilmunya tentang mekanik di Institut Saint Joseph, Brussel, Belgia (1994 – 1997).

Kombinasi ilmu teknik dan jiwa seni dalam dirinya lah yang membentuk karakter karyanya—memadukan ketelitian konstruksi dengan kesadaran spiritual dan reflektif.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *