Panggung Nusantara 2026, Sambut Tahun Baru dengan Doa Lintas Agama dan Donasi



loading…

Perayaan pergantian tahun berlangsung meriah di Jakarta, meski tanpa kembang api. Foto/istimewa

JAKARTA – Perayaan pergantian tahun berlangsung meriah di Jakarta, meski tanpa kembang api. Di Sarinah misalnya, tidak hanya menghadirkan hiburan dan ekspresi budaya, juga menempatkan nilai kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan.

Lewat acara Tring! x Festiloka Panggung Nusantara 2026, yang bertepatan dengan Car Free Night, rangkaian kegiatan di Panggung Sarinah ini dikunjungi sekira 160.000 orang sepanjang malam pergantian tahun.

Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, mengatakqn bahwa Festiloka Panggung Nusantara 2026 dirancang sebagai ruang kebersamaan yang memberi makna lebih dalam pada momen pergantian tahun.

“Di tengah suka cita pergantian tahun, Sarinah memilih untuk menutup tahun dengan ajakan untuk melakukan refleksi dan membangun empati. Kami ingin menghadirkan perayaan yang bukan hanya meningkatkan kebersamaan, tetapi juga bermakna, mengajak masyarakat untuk sejenak berhenti, mendoakan, dan menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Raisha Syarfuan.

Sebagai penutup rangkaian acara, Sarinah mengajak seluruh pengunjung memasuki momen refleksi melalui doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh enam pemuka agama, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Momen sakral ini secara khusus dihadirkan untuk menggantikan tradisi hitung mundur (countdown) pergantian tahun dan dilaksanakan dalam suasana moment of silence. Seluruh pengunjung diajak untuk hening sejenak, menundukkan kepala, serta mendoakan para korban bencana alam di Sumatera dan berbagai wilayah lain di Indonesia, sekaligus meneguhkan semangat persatuan dan kemanusiaan.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *