Marco dari Blora Tembus 3 Publikasi Scopus Tanpa Bayar



loading…

Marco Antonio Jose Yohanes, mahasiswa S1 Manajemen Universitas Surabaya (UBAYA) asal Kabupaten Blora, kembali mencuri perhatian dunia akademik. Foto/istimewa

JAKARTA – Marco Antonio Jose Yohanes, mahasiswa S1 Manajemen Universitas Surabaya (UBAYA) asal Kabupaten Blora, kembali mencuri perhatian dunia akademik. Berkat dukungan keluarga serta tekad kuat menembus dunia penelitian internasional, Marco kini telah mengoleksi tiga publikasi terindeks Scopus—semuanya tanpa biaya publikasi.

Prestasi terbarunya diumumkan oleh pembimbingnya, Bobby Ardiansyahmiraja, M.MT., melalui Instagram. Marco berhasil menembus jurnal Tourism and Hospitality Research (THR), jurnal bereputasi Scopus Q1 dengan persentil 93% dan CiteScore 9,1 (pembaruan 5 November). Dalam artikel berjudul “The ‘Three Cs’ of Food Influencers: An Examination of Characteristics, Closeness, and Content Attributes in Tourism”, Marco didapuk sebagai first author. Editor utamanya ialah Dr. Viachaslau Filimonau dari University of Surrey, Inggris.

Dalam penjelasannya, Marco menggambarkan fenomena sosial yang menjadi dasar penelitiannya. “Jurnal ini ditulis dari pengamatan fenomena sosial bahwa banyak sekali orang yang bepergian untuk makan-makan. Menariknya, banyak orang semakin tertarik untuk mendasari pilihan destinasi wisata kuliner mereka dari social media influencer.”

Ia mengisahkan bahwa ide tersebut terinspirasi dari kebiasaan orang tuanya yang kerap mengandalkan rekomendasi influencer kuliner di Instagram, TikTok, dan YouTube. Marco juga menilai bahwa potensi kuliner daerah, termasuk sate Blora, perlu diperluas jangkauannya melalui pengaruh kreator digital.

Artikel THR ini melengkapi portofolio publikasinya. Pada akhir 2024, Marco telah menerbitkan penelitian terkait hobinya—sepak bola—di jurnal Managing Sport and Leisure (Scopus Q2), membahas faktor pendorong penggemar Indonesia yang setia pada klub-klub Eropa meski berada jauh dari tanah air. Ia juga memiliki publikasi di jurnal Finance: Theory and Practice (Scopus Q3) yang mengulas tentang tumbuhnya adopsi jasa keuangan digital dan online stockbroker di Indonesia.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *