
loading…
Berangkat dari kecintaan terhadap musik, siswa-siswi BINUS SCHOOL Simprug membuktikan bahwa passion tidak berhenti di atas panggung. Foto/istimewa
Tepuk tangan memenuhi auditorium saat alunan musik menggema. Namun, bagi para siswa, konser ini bukan sekadar pertunjukan artistik, melainkan bentuk kontribusi sosial yang mereka rancang dan jalankan sendiri, mulai dari perencanaan konsep, promosi, kolaborasi dengan sponsor, hingga pelaksanaan teknis acara di Auditorium BINUS Anggrek, Jakarta, Minggu (22/02/2026).
Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada Panti Jompo Pusaka 41 (Yayasan Al-Madiniyah) di Cengkareng dan Panti Lansia Santa Anna di Teluk Gong. Bantuan difokuskan pada kebutuhan harian seperti bahan makanan, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan medis dasar bagi para penghuni.
Head Committee Symphony of Love, Annabelle, mengatakan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat sederhana untuk menjadikan musik sebagai jembatan kepedulian. “Kami percaya passion di bidang musik tidak berhenti pada penampilan di atas panggung. Melalui konser ini, kami ingin menunjukkan bahwa karya yang kami cintai juga dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Deputy Head Committee Symphony of Love, Aleeza, menambahkan bahwa proses persiapan konser juga menjadi ruang pembelajaran yang bermakna untuk para siswa, tidak hanya mendapatkan pembelajaran dari segi musikalitas tetapi juga semakin belajar tentang rasa empati dan peduli dengan sekitar.
“Kami belajar bahwa minat yang dimiliki perlu dikelola dengan komitmen dan kolaborasi agar bisa menghasilkan dampak. Symphony of Love mengajarkan kami bahwa musik bukan hanya tentang performa, tetapi tentang tanggung jawab sosial dan kepemimpinan,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan dari Panti Jompo Pusaka 41 menyampaikan, sangat tersentuh dengan inisiatif yang dilakukan oleh para siswa BINUS SCHOOL Simprug yang sudah meluangkan waktu dan tenaganya untuk bisa berbagi dengan lansia.