
loading…
Dunia estetika medis Indonesia sedang bergerak menuju arah baru. Foto/istimewa
Sejalan dengan perubahan tren tersebut, sejumlah klinik mulai mengadopsi kombinasi perawatan yang kini menjadi perhatian para dokter di antaranya: Juvelook, HILO WAVE, dan Dermashine. Pendekatan ini mendapatkan perhatian lebih luas setelah dibahas dalam beberapa sesi edukasi di acara Haju Aesthetic Congress 4.0, sebuah acara yang fokus pada pembaruan pengetahuan klinis, keamanan prosedur, dan standarisasi praktik estetika.
Para dokter menyebut kombinasi ini sebagai pendekatan terintegrasi yang membantu mendukung struktur kulit, hidrasi dan distribusi bahan aktif secara lebih terukur. Berbeda dari treatment yang mengejar hasil instan, kombinasi ketiganya justru menghadirkan pendekatan bertahap dan lebih fokus pada perbaikan kualitas kulit yang alami.
Pendekatan ini membantu menjawab kebutuhan pasien masa kini yang menginginkan hasil natural, proses bertahap, dan tetap mempertahankan karakter wajah.
Salah seorang praktisi estetika dr. Tan Yuanita menjelaskan, Juvelook bekerja dari dasar kulit dan memberi hasil yang bertahap. hal ini membuat tampilan kulit lebih terawat tanpa terlihat berlebihan.
Juvelook mengandung PDLLA (Poly-D,L-Lactic Acid) dan Hyaluronic acid, dua bahan yang bekerja saling mendukung dimana PDLLA dapat membantu proses biologis kulit dalam mendukung pembentukan kolagen secara bertahap. Sementara Hyaluronic acid berperan sebagai humektan yang membantu menjaga kelembapan permukaan kulit.