
loading…
Jerinx SID. Foto: Instagram
Dalam unggahan foto di akun instagramnya, terlihat Jerinx memakai kaos bertuliskan “Bali Tolak Rapid” dengan tangan dirinya yang terborgol. Kaos tersebut dipakai Jerinx saat dirinya dipenjarakan karena mengemukakan narasi Covid 19 yang bertentangan.
Dalam keterangan unggahannya, ia menjelaskan bahwa jika Bali saat itu menolak untuk melakukan Rapid Test Covid 19, maka Bali akan terbebas dari pandemi.
Baca Juga : Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
“Bisa baca tulisan di kaos saya? Jika itu dilakukan, Bali pasti bebas dari plandemix karena syarat utama status plandemix adalah kuota statistik. Untuk memenuhi kuota, dipaksakanlah penggunaan alat test yang sudah dikondisikan,” ungkap Jerinx dalam keterangan unggahannya, dikutip Selasa (10/2/2026).
Selain itu, ia juga menyinggung soal Kary Mullis, penemu PCR dimana ia sudah mengungkapkan bahwa alat ciptaannya itu belum tentu efektif untuk mendeteksi virus menular. Tak lama setelah pandemi, ia juga turut meninggal degan menyimpan berbagai kejanggalan.
“Penemu PCR, Kary Mullis, berkali-kali nyatakan alat yang ia ciptakan tidak bisa dijadikan standar emas untuk mendeteksi semua virus menular. Kary yang juga peraih Nobel Prize meninggal tak lama sebelum plandemix dideklarasikan dan kita dipaksa memaklumi timing kematiannya yang janggal,” ucap dia.