
loading…
Penggunaan whip pink sembarangan bisa sebabkan hipoksia. Foto: Ist
Namun, di balik tren tersebut, ternyata ada bahaya yang mengincar bagi paru-paru seseorang yang menyalahgunakan Whipe Pink. dr. Samuel Sunarso, dokter spesialis paru menegaskan bahwa gas ini sebetulnya adalah zat anestesi medis yang kini sudah mulai jarang digunakan karena tergolong metode lama.
“Secara medis, gas N2O itu kan memang untuk anestesi. Tapi terus terang sekarang ini sudah mulai agak jarang juga dipakai. Biasanya digunakan dokter gigi atau dokter anestesi untuk operasi,” kata dr. Samuel dalam podcast Deny Sumargo, dikutip Minggu (1/2/2026).
Baca Juga : BPOM RI Ingatkan Bahaya Whip Pink yang Disebut-sebut Terkait Kematian Lula Lahfah
Ia menjelaskan, menghirup N2O atau kandungan dalam Whip Pink secara langsung tanpa pengawasan medis bisa mengakibatkan minimnya oksigen pada aliran darah hingga menyebabkan hipoksia. Hal itu dikarenakan kandungan NO2 dari whip pink yang mendominasi dan menggeser posisi oksigen.
“Penyerapan nitrogen itu lebih cepat dibanding oksigen karena tekanan parsialnya lebih tinggi. Begitu terhirup, dari paru-paru langsung masuk ke darah. Kalau nggak barengan (dengan oksigen), pasiennya bisa jatuh dalam kondisi hipoksia atau kadar oksigen berkurang,” jelas dia.