
loading…
PERKI menyelenggarakan program skrining Penyakit Jantung Bawaan (PJB) gratis bagi anak usia sekolah di 27 kota. Foto/PERKI.
Program ini diprakarsai oleh Pokja Kardiologi Pediatrik dan Penyakit Jantung Bawaan bekerja sama dengan GE HealthCare Indonesia
Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Pekan Kesadaran Penyakit Jantung Bawaan (PJB) yang berlangsung pada 7–14 Februari.
Baca juga: Makan Sayur Kok Malah Gemuk? Ini Penjelasan Menkes Budi Gunadi
Inisiatif berskala besar ini juga diposisikan untuk meraih rekor MURI sebagai kegiatan skrining PJB terbanyak bagi anak-anak yang dilakukan serentak di periode 23 Januari – 14 Februari di berbagai wilayah.
Program skrining ini menargetkan siswa sekolah dasar dan santri pondok pesantren. Program ini tidak hanya untuk mendeteksi kelainan jantung sejak dini, tetapi juga sebagai langkah awal pengumpulan data skrining PJB secara nasional.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai gambaran PJB di Indonesia.
Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, Dr. Siti Nadia Tarmidzi, M.Epid, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan arah kebijakan kesehatan nasional yang menekankan upaya promotif dan preventif.