Galeri Gelap, Tantangan Penuh Kejutan Menanti Seluruh Kontestan



loading…

Top 10 resmi kembali berdiri di dapur kebanggaan mereka, siap membuktikan siapa yang paling pantas melangkah lebih jauh.

JAKARTA – Persaingan di galeri MasterChef Indonesia semakin memanas! Setelah melalui berbagai tantangan yang menguras emosi dan tenaga, kini Top 10 resmi kembali berdiri di dapur kebanggaan mereka, siap membuktikan siapa yang paling pantas melangkah lebih jauh.

Momen dramatis langsung terasa saat Top 10 memasuki galeri. Suasana dibuat gelap, menghadirkan nuansa tegang sekaligus misterius. Di bagian depan galeri, sudah tersusun banyak lit box dengan neon box bertuliskan “MasterChef Indonesia” yang menyala mencuri perhatian.

Setiap lit box tersebut berisi bahan makanan yang disesuaikan dengan huruf-huruf pada tulisan tersebut. Namun sebelum memulai challenge pertama, para kontestan diajak bermain games untuk menentukan bahan apa yang akan mereka gunakan. Strategi, insting, dan sedikit keberuntungan menjadi penentu karena pilihan bahan akan sangat memengaruhi hasil akhir masakan mereka.

Tak hanya itu, para juri juga menyiapkan kejutan spesial bagi kontestan yang berani mengambil tantangan lebih dari yang ditawarkan. Risiko lebih besar, tapi kesempatan bersinar pun jauh lebih terbuka.

Chef Juna memberikan motivasi penuh makna, “10 kontestan tersisa, berasal dari background yang berbeda-beda, tapi kalian semua bertekad untuk menjadi pemenang di kompetisi memasak terbesar di dunia.”

Sementara Chef Karen mengingatkan mereka untuk tetap percaya pada mimpi, “Kalau passion kalian ada di dunia kuliner, impian kalian di luar sana nggak akan berhenti sampai di sini. Believe in yourself. Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil.”

Tantangan Kedua: Hot & Cold Berbahan Dasar Santan
Jika challenge pertama menguji kreativitas dan keberanian mengambil risiko, tantangan kedua benar-benar menguras kemampuan teknik dan keseimbangan rasa. Para kontestan diminta membuat dua menu sekaligus: hot & cold, dengan satu benang merah utama bahan dasar santan.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *