
loading…
Penyakit gagal ginjal sering tidak disadari gejalanya oleh pasien. Foto/The Well by Northwell.
Padahal, deteksi dini gagal ginjal bisa dilakukan melalui pemeriksaan sederhana. Menurut Spesialis Ginjal dan Hipertensi, Prof. Dr. dr. Endang Susalit, cukup dengan melakukan pemeriksaan urin lengkap, sudah cukup untuk mengetahui apakah ginjal bermasalah atau tidak.
Tes ini pun dapat dilakukan di laboratorium umum dengan harga yang terjangkau.
Baca juga: Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu, Menkes Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini
“Urin lengkap saja. Kalau hasilnya bersih, biasanya aman,” kata Prof. Endang saat acara Clinical Milestone: Paparan Perjalanan 500 Kidney Transplant di Siloam ASRI pada Sabtu (14/2/2026).
Prof. Endang menjelaskan, pemeriksaan urin mampu mendeteksi adanya protein, darah, atau zat lain yang menjadi tanda awal gangguan ginjal. Jika dilakukan secara rutin, tes ini bisa membantu mencegah progresi penyakit ke tahap lanjut.
Baca juga: Transplantasi Ginjal Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien, Tak Perlu Lagi Cuci Darah