loading…
Film animasi Indonesia Merah Putih One For All ternyata hanya mendapatkan jatah tayang di 16 layar bioskop. Sutradara sekaligus produser mengungkap fakta ini. Foto/IMDb
Menurutnya, keterbatasan jumlah layar bukan karena minimnya minat penonton Merah Putih One For All atau permintaan dari jaringan bioskop. Melainkan keterbatasan kemampuan produksi dalam memenuhi permintaan tersebut.
“Kita cuma 16 layar (tayang di bioskop),” kata Endiarto di kawasan Rasuna Said, Jakarta pada Selasa, 12 Agustus 2025.
Endiarto menjelaskan, sejumlah jaringan bioskop independen seperti CGV, Cineplex, Cinepolis, hingga Flix sebenarnya memberikan penawaran untuk memutar film ini di lebih banyak layar. Namun, pihaknya harus menolak karena keterbatasan sumber daya dan logistik yang dimiliki.
Baca Juga: Sutradara Film Animasi Merah Putih One For All Pastikan Tidak Terima Dana Produksi dari Pemerintah

Foto/IMDb
Ia menegaskan bahwa meski penawaran tersebut sangat menggiurkan, realitas kemampuan tim produksinya memaksa mereka untuk membatasi penayangan. Langkah ini diambil agar distribusi film tetap terkelola dengan baik dan tidak mengorbankan kualitas pengalaman penonton.