
loading…
Dokter sekaligus edukator kesehatan dan gizi, dr. Nadhira Nuraini Afifa, MPH saat memberi sosialisasi kepada wali murid SDN Kasin, Malang. Sosialisasi ini diadakan pada meluncurkan program Guardiancares. Foto/Masdarul Kh
Terpenting bagaimana keseimbangan gizi dan menyesuaikan menu dengan selera anak. “Kalau bekal anak sekolah, berarti kita harus fokus pada gizi seimbang, dan yang paling ditekankan adalah protein hewani,” katanya saat memberikan sosialisasi di acara Guardiancares di SDN Kasin, Klojen, Malang, Jumat (15/8/2025). Baca juga: 7 Ide Menu Bekal Anak Sekolah Praktis dan Lezat, Nomor 1 Cukup Seduh dengan Air Panas
Menurut Nadhira, lauk seperti telur, ayam dan ikan adalah sumber protein hewani yang bisa diolah dengan sederhana namun tetap enak dan bergizi. Dia menyontohkan, bekal sehat untuk anak sekolah berupa makanan pokok (nasi, jagung, ubi), sayuran, lauk-pauk dan buah-buahan. “Semua ini harus dengan komposisi yang berimbang,” terangnya di acara yang digelar Guardian Indonesia dan Human Initiative ini.
Nadhira mengingatkan orang tua juga harus mengkonsumsi menu dengan komposisi yang sama. Mengapa? “Karena anak akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya,” paparnya.
Yang lebih penting lagi, memberi bekal anak jangan asal mengenyangkan. Tapi harus memperhatikan komposisi. “Karbohidrat penting, tapi protein gak kalah pentingnya,” tutur dokter berhijab ini.