
loading…
Hello Sister sukses menjadi pemenang kategori Best Project lewat karya Yang Diam Yang Bersuara di ajang Inspiring Asia Micro Film Festival 2025. Foto/istimewa
Para pemenang kategori Best Micro Film dan Best Project akan melaju ke babak Preliminary Inspiring Asia, dengan kesempatan untuk mewakili Indonesia pada Grand Final Inspiring Asia Micro Film Festival 2025 di Singapura pada 25 Oktober 2025, dan bersaing memperebutkan total hadiah hingga USD 150.000 (Best Micro Film USD 50.000 dan Best Project USD 100.000). Inspiring Asia Micro Film Festival 2025 juga mendapat sambutan antusias, dengan lebih dari 800 submisi dari 70 negara.
Yang Diam Yang Bersuara bercerita tentang seorang mahasiswa bernama Giri mendapat perlakuan kurang pantas dari dosen pembimbing yang menawarkan ‘cara cepat’ ketika menjalani bimbingan skripsi. Giri akhirnya melapor ke Komnas Perempuan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Film ini juga dikembangkan sebagai media pemantik diskusi pada workshop pelatihan peer leader dari berbagai universitas di Sumatra Selatan. Disutradarai Royyand Irsyad dan diproduseri oleh Mutiara Ramadhon, mereka tak menyangka debut film yang diproduksi Hello Sister menjadi juara.
“Senang karena kami membuat film ini benar-benar dalam waktu singkat dan modal sendiri. Nggak nyangka film ini bisa menyentuh dan sampai di panggung ini. Karena sering menerima aduan dari korban, kami berusaha meng-capture melalui film pendek tentang apa yang dirasakan korban tetapi tidak bisa mereka sampaikan,” ujar Mutiara.
Film Lagi Liburan Films sukses menyuguhkan plot tentang mahasiswa baru fakultas teknik bernama Nia dengan kompleksitas antara tugas akademis, pekerjaan, dan distraksi media sosial yang membuatnya tenggelam dalam tekanan. Yosafat Prasetya sebagai sutradara dan Januar David Ciu selaku produser terkejut karyanya menjadi yang terbaik menurut kacamata tiga dewan juri.