5 Tips Buka Puasa untuk Penderita GERD Agar Tetap Nyaman



loading…

Menjalani ibadah puasa bagi penderita GERD sering kali menjadi tantangan tersendiri. Foto/iStock.

JAKARTA – Menjalani ibadah puasa bagi penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) sering kali menjadi tantangan tersendiri. Perut yang kosong selama lebih dari 12 jam dapat memicu peningkatan produksi asam lambung. Ketika waktu berbuka tiba, keinginan untuk makan banyak dan cepat sering tidak terkendali.

Padahal, pola berbuka yang kurang tepat justru bisa memperparah gejala seperti dada terasa panas (heartburn), mual, perut kembung, hingga rasa asam di tenggorokan. Kondisi lambung yang sensitif membutuhkan perhatian khusus, terutama saat transisi dari perut kosong ke terisi makanan. Jika salah memilih menu atau langsung makan dalam porsi besar, risiko refluks asam lambung akan meningkat.

Baca juga: Gorengan Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Bahaya Kesehatan yang Mengintai

Karena itu, penting bagi penderita GERD untuk memahami strategi berbuka puasa yang aman agar ibadah tetap lancar tanpa gangguan kesehatan.

Berikut lima tips buka puasa untuk penderita GERD agar tetap nyaman dan terhindar dari kekambuhan, dirangkum iNews Media Group, Sabtu (21/2/2026).

5 Tips Buka Puasa untuk Penderita GERD Agar Tetap Nyaman

1. Mulai dengan Porsi Kecil dan Makanan Ringan

Saat adzan magrib berkumandang, hindari langsung makan dalam porsi besar. Perut yang kosong seharian lebih sensitif terhadap makanan.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *