Wamenkeu Suahasil Wanti-wanti Bunga UMi Harus Lebih Murah dari Bank



loading…

Wamenkeu Suahasil Nazara menekankan, bahwa pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang dikelola oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) harus tetap menjaga marwahnya sebagai kredit murah. Foto/Dok

SURAKARTAWakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menekankan, bahwa pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang dikelola oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) harus tetap menjaga marwahnya sebagai kredit murah. Ia meminta agar bunga yang dibebankan kepada debitur tidak merangkak naik hingga menyamai bunga perbankan komersial.

Suahasil menjelaskan, bahwa skema UMi dirancang khusus sebagai stimulus bagi pelaku usaha kecil , bukan sebagai instrumen mencari keuntungan komersial. Baca Juga: Melayani UMKM, Ekosistem Holding Ultra Mikro Salurkan Kredit Rp631,9 T untuk 34,7 Juta Debitur

“Kalau ditambah boleh-boleh saja, tetapi kita berharap kalau ditambah jangan sampai setinggi bunga bank, karena kalau tidak ya meminjam ke bank saja,” ujar Suahasil saat memberikan sambutan dalam kunjungan kerjanya ke Pemukiman Kumuh Sangkrah di Kota Surakarta, Kamis (12/2/2026).

Saat ini, bunga pembiayaan dari PIP kepada lembaga penyalur dipatok sangat rendah, yakni antara 2% hingga maksimal 4%. Meskipun lembaga penyalur diperbolehkan menambah margin untuk biaya pendampingan dan pemberdayaan, Suahasil mewanti-wanti agar total bunganya tetap kompetitif di bawah bunga bank.

“Bunganya murah karena memang tujuannya membantu masyarakat, bukan bunga komersial,” tegas Suahasil.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *