Trump Minta Negara Pengimpor Minyak Amankan Selat Hormuz Sendiri



loading…

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta negara-negara pengimpor minyak dari kawasan Teluk untuk mengamankan sendiri Selat Hormuz. FOTO/AP

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta negara-negara pengimpor minyak dari kawasan Teluk untuk mengamankan sendiri Selat Hormuz yang saat ini terblokir. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran global dan langsung mendorong kenaikan harga minyak dunia.

“Bangunlah keberanian yang tertunda,” kata Donald Trump dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal resmi Gedung Putih dikutip dari NDTV, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Terobosan Diplomasi, Iran Buka Akses Selat Hormuz untuk Tanker Minyak Filipina

Trump menegaskan AS tidak lagi bergantung pada minyak dari Timur Tengah sehingga tidak memiliki kepentingan langsung dalam pengamanan jalur pelayaran tersebut. Ia bahkan menyebut AS hampir tidak mengimpor minyak melalui Selat Hormuz dan tidak akan membutuhkannya di masa depan.

Pernyataan itu dinilai sebagai upaya melempar tanggung jawab pengamanan jalur strategis tersebut kepada negara lain yang bergantung pada pasokan energi dari kawasan Teluk. Tak lama setelah pidato tersebut, harga minyak mentah global dilaporkan melonjak lebih dari 4% akibat kekhawatiran pasar.

Meski demikian, sejumlah analis menilai pandangan Trump tidak sepenuhnya tepat. Harga minyak global, termasuk acuan Brent, ditentukan oleh pasokan dunia, sehingga gangguan di Selat Hormuz tetap berpotensi memicu lonjakan harga dan meningkatkan tekanan inflasi di Amerika Serikat.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *