
loading…
Bank Jakarta. FOTO/dok.SindoNews
Penyerapan cepat ini menunjukan indikasi kuat tingginya kebutuhan pembiayaan produktif di Jakarta. Pemerhati Jakarta, Zulfikar Marikar mengatakan penyaluran dana tersebut turut memperkuat likuiditas UMKM, meningkatkan kapasitas produksi, dan menjaga stabilitas arus kas.
“Bagi BUMD ini menjadi tambahan ruang pembiayaan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok dan memastikan layanan publik tetap berjalan optimal. Secara ekonomi, suntikan dana Rp1 triliun diperkirakan menghasilkan efek meningkatnnya perputaran modal, aktivitas usaha dan penyerapan tenaga kerja di Jakarta,” kata Zulfikar Marikar kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/12/25).
Baca Juga: Purbaya Tolak Pemanfaatan Pakaian Bekas Impor Jadi Bantuan Korban Bencana