
loading…
Kendaraan Listrik utuh dinilai bisa mengurangi emisi dan menjadikan anggaran keuangan sehat. Foto/Dok
“Dibandingkan kendaraan bermesin konvensional maupun hybrid electric vehicle (HEV), BEV dinilai memberikan dampak fiskal dan lingkungan yang lebih optimal,” kata Sony Susmana, pengamat otomotif yang juga Senior Instructor Safety Defensive Driving Consultant Indonesia dikutip Senin (19/1/2026).
Baca Juga: Insentif Dicabut Tahun Depan, Tren Kendaraan Listrik Bakal Ditinggal?
Menurutnya, peningkatan adopsi BEV dipandang krusial untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi yang selama ini menjadi beban anggaran. Peralihan ke kendaraan listrik akan membuat anggaran fiskal lebih leluasa.
“Dengan beralih ke transportasi berbasis listrik, pemerintah dinilai memiliki ruang lebih besar untuk mengendalikan tekanan fiskal sekaligus mendukung agenda transisi energi,” katanya.