
loading…
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (5/1/2026). FOTO/dok.SindoNews
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu Pejabat Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi bahwa Maduro telah ditahan selama penggerebekan akhir pekan di Caracas dan diterbangkan ke AS untuk menghadapi tuduhan kriminal yang telah lama ada.
“Operasi tersebut menandai intervensi AS paling langsung di Venezuela dalam beberapa dekade dan memicu kecaman dari beberapa negara, sementara investor menilai implikasinya terhadap pasar energi dan stabilitas regional,” tulis Ibrahim dalam risetnya dikutip Senin (5/1/2025).
Baca Juga: Awal Tahun 2026, Rupiah Loyo ke Rp16.725 per Dolar AS
Presiden Donald Trump mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penangkapan Maduro adalah “langkah menentukan” terhadap apa yang ia gambarkan sebagai rezim kriminal, menambahkan bahwa AS akan memastikan “transisi yang aman dan tertib” di Venezuela.