
loading…
Prediski rupiah pekan depan di tengah gonjang-ganjing pasar modal. FOTO/dok.SindoNews
Senada, kurs referensi Jisdor Bank Indonesia (BI) juga mencatat pelemahan tipis 0,05% ke posisi Rp16.796. Meskipun melemah secara harian, dalam akumulasi sepekan rupiah di pasar spot dan 0,24% menurut kurs Jisdor dibandingkan posisi pekan lalu.
Kondisi pasar keuangan domestik sepekan terakhir sedang diuji oleh rontoknya IHSG serta mundurnya sejumlah pimpinan kunci, termasuk Dirut BEI serta Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Dinamika ini berdampak langsung pada aliran modal asing (capital outflow).
Baca Juga: Genggam Saham BEI, Danantara Tunggu Proses Demutualisasi Rampung
Bank Indonesia mencatat terjadi aliran modal keluar sebesar Rp12,55 triliun pada pekan keempat Januari 2026. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso merinci bahwa pelepasan aset oleh asing terjadi di pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN).